Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

15 Juni 2011

Politik Turki : Erdogan Menangi Pemilu


ANKARA – Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Tayyip Erdogan, berhasil memenangi pemilu.Dalam pemilu itu, 50,3% suara berhasil disabet Erdogan setelah 95% suara terkumpul pada pemilu yang digelar Minggu (12/6).

Perolehan itu adalah yang terbesar oleh AKP sejak berkuasa pada 2002. Mereka pun berhasil menulis ulang konstitusi Turki.Kubu oposisi Partai Republik Rakyat (CHP) meraih posisi kedua dengan 25,9% dan Partai Nasionalis Aksi (MHP) dengan 13,1%. Menurut CNN Turk, AKP berhasil memenangkan 325 kursi dari 550 kursi anggota parlemen.

Padahal, untuk memperoleh mayoritas mutlak, AKP harus mengumpulkan 330 kursi.Namun demikian,kemenangan itu langsung disambut meriah oleh para pendukung partai itu.Mereka menari dan menyanyi di kantor-kantor AKP di seluruh penjuru negeri. “Turki bangga padamu,”teriak para pendukung AKP tertuju kepada Erdogan.

Reuters melaporkan, hasil pemilu itu menguatkan pasar keuangan. Mata uang Turki, lira, menguat terhadap dolar. Dalam pidato kemenangannya di Ankara, Erdogan mengatakan bahwapartainya “tersanjung” atas hasil pemilu ini. Namun, Partai AKP gagal menguasai 2/3 kursi di parlemen sehingga tidak bisa melakukan perubahan konstitusi kecuali mendapat dukungan dari oposisi.

Karena itu, dia kini sedang mencari konsensus untuk merencanakan konstitusi baru bagiTurki. “Kami akan membangun sebuah konsensus dengan kelompok oposisi, termasuk dengan partai di luar parlemen,media, LSM, cendekiawan, dan siapa pun yang ingin menyatakan pendapatnya,” kata Erdogan pada pidato kemenangannya,dikutip dari BBC.

“Rakyat memberikan kami pesan untuk membangun konstitusi baru melalui konsensus dan negosiasi.” Erdogan menambahkan, AKP akan membangun sebuah konstitusi yang akan memeluk seluruh partai dan lapisan masyarakat. Dia juga memberi sinyal bahwa Turki mempunyai ambisi untuk menjadi corong Timur Tengah dan kaum Islam di dunia Barat,dan mengatakan bahwa kemenangannya akan menguntungkan Bosnia, Lebanon, Suriah,dan Palestina.

“Percayalah, Sarajevo juga telah menang seiring dengan Istanbul, begitu pula Beirut dan Izmir, Damaskus, dan Ankara, lalu Ramallah,Nablus,Jenin, Tepi Barat, dan Yerusalem menang bersama Diyarbakir,” ujar Erdogan, yang menyebut kota-kota di Turki dan menyandingkannya dengan kota-kota Islam di Timur Tengah.

Menurut pakar politik dari Universitas Bahcesehir di Istanbul, Cengiz Aktar, konstitusi baru membutuhkan konsensus dan dialog dengan semua partai dan masyarakat secara luas. “Kita akan melihat jika Erdogan siap untuk melakukan itu dengan mayoritasnya. Atau, akankah dia berjalan dengan caranya sendiri dan memaksakan pandangannya terhadap Turki?

Dengan konsekuensi, kita akan menghadapi masa-masa sulit,” katanya kepada Reuters. Popularitas AKP itu seiring dengan kesuksesan ekonomi dan peningkatan pelayanan publik.Di bawah kepemim-pinanAKP, pertumbuhan ekonomi Turki mencapai 8,9% pada 2010.Kubu oposisi sepertinya tak berdaya dengan kekuatan AKP.

CHP yang dipimpin Kemal Kilicdaroglu,pemimpin sekuler tengah-kiri, menjanjikan reformasi demokrasi. Dia kerap mengkritik bahwa Erdogan menjadi Turki sebagai “negara polisi”. (sumber:Sindo)

27 Mei 2011

Siswa Siswi Jepang Paling Sopan di Dunia

Jepang bisa membanggakan disiplin siswa-siswi negara tersebut di sekolah. Perilaku siswa Jepang di kelas itu lebih baik atau terbaik dunia. Demikian hasil penelitian internasional.

Menurut hasil penelitian tersebut, murid-murid di Jepang menempati posisi tertinggi dalam peringkat perilaku baik. Laporan dari forum kerjasama ekonomi OECD mendapati jumlah gangguan di kelas pada tahun 2009 lebih sedikit jika dibandingkan angka hasil penelitian tahun 2000.

Siswa-siswi di Inggris berperilaku lebih baik jika dibandingan perilaku rata-rata siswa di negara lain. Namun, negara dan kawasan Asia mendominasi posisi teratas di daftar peringkat perilaku terbaik.

OECD menerbitkan analisis statistik perilaku yang dihimpun sebagai bagian dari penelitian internasional forum tersebut. Penelitian itu juga membandingkan kinerja sistem pendidikan.

Penelitian OECD mencermati tingkat gangguan yang terjadi di kelas dari segi berapa lama guru harus menunggu siswa usia 15 tahun ''menjadi tenang'' dalam proses belajar. Penelitian mendapati bahwa, meski banyak pihak merisaukan perilaku buruk, kemungkinan remaja gaduh dan berulah itu menurun jika dibandingkan dengan hasil analisis internasional serupa pada 2000.

''Keyakinan umum selama ini mempercayai disiplin siswa turun dari satu angkatan ke angkatan berikutnya. Keyakinan tersebut juga mempercayai bahwa para guru kehilangan kendali atas kelas mereka. Namun, keyakinan umum itu keliru,'' kata laporan OECD. ''Antara tahun 2000 dan 2009, disiplin di sekolah ternyata tidak memburuk. Bahkan, di banyak negara disiplin siswa justru meningkat.''

Negara-negara dan kawasan di Asia menempati tujuh dari 10 tempat teratas. Tiga tempat teratas ditempati oleh negara di Eropa timur.

Dua sistem persekolahan Cina (Shangai dan Hongkong) berada di posisi empat teratas. Ini mencerminkan munculnya Cina sebagai adidaya pendidikan yang tengah bangkit.

Dalam hasil pengukuran penelitian terhadap keterampilan baca-tulis yang diterbitkan bulan Desember, sistem persekolahan Shanghai menempati posisi teratas di dunia. Dalam penelitian perilaku ini, Inggris menempati posisi ke-28 dengan skor yang menempatkan perilaku siswa Inggris di atas rata-rata. Posisi Inggris di belakang Amerika Serikat dan Jerman, tapi di atas Prancis dan Italia.

Peringkat pendidikan internasional hasil penelitian OECD ini menempatkan negara-negara Skandinavia di posisi bawah. Finlandia, yang biasanya berada di peringkat teratas urutan sekolah dunia, berada di tiga posisi terbawah. Hanya Argentina dan Yunani yang disebut mengalami gangguan lebih banyak di dalam kelas.(republika)

26 Mei 2011

47% pengguna Facebook menggunakan kata-kata kasar di wall akun Facebooknya


Akun di situs jejaring sosial Facebook meskipun bersifat terbuka dan dapat dilihat banyak orang ternyata juga menjadi media dalam melontarkan kata-kata kasar. Jumlahnya bahkan hampir mendekati 50%.

Berdasarkan analisis dari perusahaan monitoring media social Reppler, ada 47% pengguna Facebook yang menggunakan kata-kata kasar di wall akun Facebooknya. Lontaran kata-kata yang kurang pantas ini terkadang bahkan dilontarkan saling bersautan antar teman.

Nah, 80% di antaranya juga mendapat kiriman setidaknya satu postingan kata-kata kotor tersebut dari teman-temannya. Fasilitas wall di Facebook pun disebutkan lebih dipilih untuk melakukan kebiasaan kurang baik ini dibandingkan pada kolom komentar.

Kata 'f*ck' berada di posisi pertama dalam penggunaan kata tak senonoh di penelitian Reppler ini. Lalu diikuti oleh kata 'sh*t' dan 'b*tch'.

Menurut Reppler, hal ini sejatinya sungguh disayangkan. Sebab, Facebook merupakan tempat publik, dimana banyak pihak dapat melihat segala macam konten di akun Facebook pengguna.

Selain itu, segala macam konten yang terpampang di wall Facebooker juga akan dianggap sebagai refleksi dari si pemilik akun tersebut. Otomatis, ketika isinya hal-hal negatif maka yang muncul di kepala yang melihatnya adalah hal negatif pula. Begitu juga sebaliknya.

Para perusahaan sendiri bahkan ada yang sampai melakukan penyelidikan ke akun Facebook calon karyawannya ketika melakukan proses rekrutmen. Coba bayangkan, ketika di akun seorang pengguna berisi konten kata-kata kotor, kira-kira bagaimana tanggapan si perusahaan yang ingin merekutnya?

Dikutip detikINET dari ZdNet, Rabu (25/5/2011), Reppler menganalisis fenomena ini dengan melakukan riset terhadap lebih dari 30 ribu Facebooker. Sayang tidak disebutkan di wilayah mana saja riset ini dilakukan.

06 Mei 2011

Waspadai Link Palsu Video Osama di Facebook

Ditengah berita bahwa Gedung Putih tidak akan merilis foto jenazah Osama bin Laden, di laman-laman jejaring sosial seperti Facebook beredar link-link yang menawarkan foto dan video kematian pemimpin Al Qaeda itu.

Namun, jangan percaya dan langsung mengklik begitu saja, karena link-link tersebut dicurigai sebagai spam dan bahkan bisa mengandung virus komputer berbahaya.

Pemerintah Federal dan pakar-pakar keamanan, sebagaimana dilaporkan CNN, telah mengeluarkan peringatan untuk para pengguna Internet agar berhati-hati mengklik link-link palsu terkait kematian Osama.

Menyusul operasi militer Amerika Serikat yang dilaporkan berhasil membunuh Osama bin Laden pada Minggu (1/5), inbox e-mail dan sosial media seperti Facebook dibanjiri dengan link-link buruk setidaknya hanya spam atau kemungkinan terburuknya adalah mengandung virus komputer berbahaya.

Orang-orang di industri keamanan cyber tidak terkejut. Kejadian-kejadian besar, dan tokoh populer (Anna Kournikova dan Justin Bieber misalnya) sering dimanfaatkan sebagai umpan klik untuk menyebarkan spam dan scam.

"Saya kira ini (link-link palsu mengenai Osama) sebaiknya dihindari," tulis Dave Marcus, kepala penelitian keamanan untuk Mcfee Labs, dalam posting blog.

"Laporan kematian Osama bin Laden menjadi daya tarik yang terlalu bagus untuk dilewatkan bagi kriminal di dunia maya dan scammers," kata orang yang mem-posting beberapa contoh malware terkait bin Laden itu.

Satu pesan yang menawarkan link ke foto Osama yang sedang memegang koran, beredar untuk membuktikan bahwa pemimpin Al Qaeda itu masih hidup. Satu e-mail, yang ditulis dalam bahasa Spanyol, ditemukan mengandung Trojan horse ketika link foto di dalamnya diklik.

Link itu berjudul "Osama bin Laden Killed (Live on Video).

"Waspadalah terhadap pesan bertele-tele, baris subyek dalam e-mail, atau link-link via Facebook dan Twitter yang berisi kata-kata seperti itu--karena hampir pasti akan membawa anda dalam masalah," tulis Marcus.

"Pastikan perangkat lunak keamanan anda sepenuhnya diperbarui dan pastikan juga untuk menggunakan perangkat lunak browsing yang aman."

Sumber di Gedung Putih mengatakan bahwa presiden AS telah memutuskan untuk tidak merilis foto-foto bin Laden.

Foto-foto palsu mengenai mayat bin Laden sudah beredar online.


Pada Rabu kemarin Facebook mem-posting pesan yang mengingatkan pengguna agar berhati-hati ketika mengklik link-link dicurigai sebagai link-link spam mengenai Osama.

Badan intelijen federal, FBI, juga merilis peringatan mengenai beredarnya software berbahaya yang disebarkan lewat link-link paslu.

Pusat Pengaduan Kejahatan Internet di FBI mengeluarkan saran-saran sebagai berikut:
Sesuaikan pengaturan privasi di situs jejaring sosial, seperti Facebook, untuk memfilter item-item yang diposting ke dinding anda.
Jangan mengunduh perangkat lunak baru yang ditawarkan untuk melihat video. Aplikasi itu sering hanya sebagai topeng untuk menginveksi komputer anda.
Bacalah e-mail dan posting di media sosial dengan hati-hati. Pesan berbahaya sering ditulis dalam tata bahasa yang buruk, salah ejaan, dan kalimat bahasa Inggris tidak standar.
Laporkan pesan yang mengaku berasal dari FBI atau lembaga keamanan lainnya. Nama mereka sering digunakan untuk mencoba membangun legitimasi.( Antara )

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Skull Belt Buckles