11 Juni 2011

Sebelum Agustus 2011 Jalan Provinsi di Cianjur Selatan akan diperbaiki

CIANJUR–Ruas jalan provinsi yang membentang dari Cianjur ke Kecamatan Sindangbarang, Cianjur selatan, pada akhir tahun 2010 mengalami perbaikan. Namun, selang beberapa bulan, jalan tersebut sudah mengalami kerusakan lagi.
Kerusakan diduga selain faktor beban berat kendaraan, juga genangan air hujan (drainase) menjadi penyebab rusaknya badan jalan tersebut. Menurut salah seorang pengendara motor, Nurjaman (41) mengatakan, sangat kecewa dengan hasil perbaikan jalan yang kurang memuaskan.
Menurutnya, badan jalan yang sudah diperbaiki semestinya mendapat perawatan lebih maksimal dari dinas terkait. “Setiap hujan, badan jalan mengalami banjir, saya rasa akibat dari air hujan yang menggenang itu menjadi penyebab rusaknya jalan ini, kendaraan berbobot besar yang melewati ruas jalan ini, itu juga bisa menjadi penyebab rusaknya jalan ini,” kata Nurjaman pada Radar Cianjur.
Menurutnya, setiap jalan yang dibangun dan diperbaiki pihak dinas teknis seharusnya memperhatikan letak geografis tanah di lokasi jalan. Jika tanahnya labil, memungkinkan pengerjaan tersebut tidak akan stabil. “Namun tetap yang lebih utama pihak kontraktor harus memperhatikan kualitas mengacu pada juklak dan juknis,” paparnya.
Munandar (35) tokoh pemuda Cianjur Selatan menilai, perbaikan ruas jalan provinsi maupun Kabupaten Cianjur, tidak akan maksimal serta berkualitas, kalau kondisi saluran drainase yang terletak bersebelahan dengan badan jalan tidak dibenahi terlebih dahulu.
“Siapa pun yang memegang pelaksanan proyek tersebut semestinya harus mengambil langkah untuk memperbaiki saluran drainase dulu sebelum melakukan perbaikan badan jalan itu,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Lapangan Balai Wilayah I Cianjur PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat Nanang berjanji, atas masukan dan analisa perbaikan dilapangan, pihak Pemprov Jawa Barat tidakakan tinggal diam.
Bahkan ketika ada kondisi jalan yang rusak langsung dilakukan perbaikan. Meski untuk perbaikan yang cukup parah akan dilakukan oleh pihak rekanan. Langkah perbaikan itu, diantaranya tengah melakukan pemeliharaan dari kilometer 173-152, lalu 136-141 km, dan 121-109 km yang dikerjakan Dinas PU Provinsi Jawa Barat. “Sedangkan sisanya dilaksanakan oleh pemborong (rekanan), karena ruas jalan khususnya dari Cibeber sampai Sindangbarang tanggungjawab wilayah I Jabar,” ungkapnya.
Menurutnya, perbaikan jalan di ruas Sukanagara-Sindangbarang ditargetkan sebelum Agustus 2011, titik-titik rusak jalan harus selesai, sehingga dapat dinikmati oleh pengguna jalan.
Sedangkan mengomentari jalan cepat rusak, karena bisa saja faktor alam dan tidak menutup kemungkinan ada kekurangan dalam pengerjaan oleh rekanan. “Meski begitu kami akan selalu mengontrol dan langsung lapor ke Kepala Kantor PU Bina Marga Provinsi, ketika ada temuan di lapangan,” pungkasnya.(rp17)

(sumber:Radar Cianjur)

10 Juni 2011

Ketum JidarR menyambut baik sikap Komisi III DPRD Cianjur


Cianjur,
Terkait dengan adanya dugaan permainan dalam pelaksanaan tender proyek di lingkungan Pemda Kabupaten Cianjur, Komisi III DPRD meminta Bupati Cianjur Tjetjep Muhtar Soleh segera melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh SKPD mulai dari pimpinan sampai dengan bagian teknis termasuk kinerja panitia lelang.

Evaluasi ini harus segera dilakukan untuk melihat sampai sejauhmana kinerja aparat yang ada di setiap SKPD, apakah mereka sudah melaksanakan tugas dengan benar atau malah sebaliknya. Termasuk bagaimana proses pelaksanaan pelelangan yang dilakukan oleh SKPD, karena jika ada persoalan yang mencuat bukan hanya SKPD yang menjadi sorotan tapi pimpinan dalam hal ini Bupati juga kebagian getahnya. Padahal secara kebijakan sudah benar, tapi jika dalam pelaksanaan dilapangan terjadi penyimpangan tetap saja pimpinan yang jadi bahan omongan, ujar Ketua Komisi III DPRD Cianjur, Jimmy Perkasa HAS yang ditemui, Selasa (7/6).

Hasil evaluasi terhadap kinerja SKPD ini menurut Jimmy nantinya bisa dijadikan bahan pertimbangan oleh Bupati saat melakukan mutasi dan rotasi pejabat yang ada di lingkungan pemkab Cianjur. Mengenai adanya dugaan permainan dan pengkondisian dalam pelaksanaan tender proyek di sejumlah SKPD seperti yang diungkapkan sejumlah kalangan di media massa, Jimmy berjanji pihaknya akan menyikapi persoalan tersebut dengan serius.

Kami akan menyikapi persoalan ini dengan serius, bahkan dalam waktu dekat kami akan panggil pimpinan SKPD termasuk panitia lelang untuk memberikan penjelasan, kata Jimmy.

Secara terpisah Ketua Umum LSM JidarR (Jaringan Indipenden Aliansi Rakyat Cianjur), Jamaluddin Zamianie menyambut baik sikap dari Komisi III yang akan menindaklanjuti persoalan dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan tender proyek di lingkungan Pemkab Cianjur.

Kami berharap kedepannya pelaksanaan tender proyek di lingkungan Pemkab Cianjur bisa bersih dari KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), ujar Jamaluddin yang dihubungi, Selasa (7/6).

Jamal mengungkapkan, belum lama ini pihaknya menemukan adanya indikasi kalau pelaksanaan tender baik proyek pengadaan maupun proyek fisik yang dilakukan disejumlah SKPD hanya akal-akalan saja untuk memenangkan salah satu rekanan yang sebelumnya telah menyerahkan sejumlah dana untuk kewajiban.

Menurut Jamaluddin, indikasi adanya tender akal-akalan yang dilakukan oleh sejumlah SKPD tersebut terlihat dari adanya pihak rekanan yang sudah melakukan pekerjaan terlebih dahulu padahal proses tender masih berlangsung.

Bahkan kami menemukan sejumlah bukti berupa kwitansi tanda terima uang dan bukti setoran bank dari pihak rekanan yang diberikan kepada oknum di SKPD sebagai uang kewajiban untuk mendapatkan proyek di dinas tersebut, kata Jamaluddin. (ar)(sumber : Harian Pelita )

4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup


"Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh" (John Gray)
Pembaca, hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih, hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan.
Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Pembaca, pada kesempatan ini, saya akan memaparkan empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut. Mari kita bahas satu demi satu tipe manusia dalam menghadapi tekanan hidup ini.
Tipe pertama, tipe kayu rapuh. Sedikit tekanan saja membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi.
Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.
Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.
Tipe kedua, tipe lempeng besi. Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.
Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.
Tipe ketiga, tipe kapas. Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi. Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.
Tipe keempat, tipe manusia bola pingpong. Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat. Saya teringat kisah hidup motivator dunia Anthony Robbins dalam salah satu biografinya.
Untuk memotivasi dirinya, ia sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara uangnya tidak memadai. Tapi, justru tekanan keuangan inilah yang membuat dirinya semakin kreatif dan tertantang mencapai tingkat finansial yang diharapkannya. Hal ini pernah terjadi dengan seorang kepala regional sales yang performance-nya bagus sekali.
Bangun network
Tetapi, hasilnya ini membuat atasannya tidak suka. Akibatnya, justru dengan sengaja atasannya yang kurang suka kepadanya memindahkannya ke daerah yang lebih parah kondisinya. Tetapi, bukannya mengeluh seperti rekan sebelumnya di daerah tersebut. Malahan, ia berusaha membangun netwok, mengubah cara kerja, dan membereskan organisasi. Di tahun kedua di daerah tersebut, justru tempatnya berhasil masuk dalam daerah tiga top sales.
Contoh lain adalah novelis dunia Fyodor Mikhailovich Dostoevsky. Pada musim dingin, ia meringkuk di dalam penjara dengan deraan angin dingin, lantai penuh kotoran seinci tebalnya, dan kerja paksa tiap hari. Ia mirip ikan herring dalam kaleng. Namun, Siberia yang beku tidak berhasil membungkam kreativitasnya.
Dari sanalah ia melahirkan karya-karya tulis besar, seperti The Double dan Notes of The Dead. Ia menjadi sastrawan dunia. Hal ini juga dialami Ho Chi Minh. Orang Vietnam yang biasa dipanggil Paman Ho ini harus meringkuk dalam penjara. Tapi, penjara tidaklah membuat dirinya patah arang. Ia berjuang dengan puisi-puisi yang ia tulis. A Comrade Paper Blanket menjadi buah karya kondangnya.
Nah, pembaca, itu hanya contoh kecil. Yang penting sekarang adalah Anda. Ketika Anda menghadapi kesulitan, seperti apakah diri Anda? Bagaimana reaksi Anda? Tidak menjadi persoalan di mana Anda saat ini. Tetapi, yang penting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental Anda hingga ke level bola pingpong. Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi suatu yang mencemaskan untuk Anda. Sekuat itukah mental Anda?
==========================================
Sumber artikel, dari buku:
Sudarmono, Dr.(2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi. Yogyakarta: Idea Press. Volume 3. Hal. 578-581. ISBN 978-6028-686-402.

08 Juni 2011

Hamas: Pembakaran Masjid Kebijakan Rasial Israel!

Hamas mengutuk tindakan pembakaran sejumlah masjid dan coretan rasial di dindingnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap ajaran samawi, tradisi kemanusiaan dan hukum internasional. Kejahatan ini mengungkap rasialisme entitas Israel dan pemukimnya.

Sejumlah pemukim yahudi pagi tadi membakar sebuah masjid di desa Mughir sebelah Timur Laut Ramallah, api menghanguskan semua isi masjid dan merobohkan dinding luarnya, di samping itu terlihat coretan berbahasa Ibrani di dinding masjid yang menyebutkan bahwa aksi ini merupakan operasi balas dendam.

Dalam pernyataan tertulis yang salinannya diterima Pusat Informasi Palestina, Selasa (7/6) Hamas menegaskan, keberadaan pasukan Israel di dekat masjid sebelum terjadi pembakaran membuktikan mereka terlibat dalam aksi pengecut ini, mereka melindungi para pelaku dan tidak menangkapnya.

Hamas menegaskan bahwa kejahatan Israel dan para pemukimnya tidak bakal melemahkan semangat rakyat Palestina, bahkan semakin menambah konsistensi dan keteguhan terahadap konstitusi nasional. Hamas menyerukan kepada segenap lembaga HAM untuk segera bergerak melindungi rakyat Palestina dan tempat sucinya dari arogansi dan kejahatan penjajah Israel dan para pemukimnya.(info palestina )

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Skull Belt Buckles