11 Juni 2011

Jamaluddin : Nelayan Ingin TPI Jayanti dikembalikan ke tempat semula


CIANJUR – Bangunan tempat pelelangan ikan (TPI) di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, kondisinya memprihatinkan. Bangunan yang menghabiskan ratusan juta rupiah ini tidak berfungsi.

TPI Pantai Jayanti terkesan terbengkalai. Di dalam bangunannya sudah menjadi sarang burung walet. Bonang, 42, salah seorang nelayan, mengatakan, pihaknya memang tidak menggunakan TPI tersebut. Alasannya, tempatnya tidak strategis.

”Bukannya kami tidak mau menggunakan TPI tersebut, tapi TPI yang baru dibangun pemerintah itu dirasakan posisinya tidak strategis, jaraknya terlalu jauh dari tempat perahu pada saat kami mendarat ketika membawa hasil tangkapan ikan dari laut,”jelas Bonang. Menurut dia,meski bangunan lama terlihat cukup sederhana, namun lokasinya cukup strategis.Sejumlah nelayan pun tidak kesulitan saat memindahkan hasil tangkapannya.Untuk itu,para nelayan meminta agar TPI dikembalikan ke tempat semula.

”Tempat yang lama jauh lebih strategis bangunannya,dibandingkan dengan bangunan TPI sekarang. Makanya para nelayan berkeinginan agar TPI dipindahkan kembali ke tempat sebelumnya,”harapnya. Ketua Umum Jaringan Independen Aliansi Rakyat (Jidar) Cianjur Jamaluddin Zamianie menilai, pembangunan TPI di Jayanti, besar kemungkinan, dari awal pelaksanaan pembangunan, proyek tersebut tidak terkoordinasi atau diatur dengan baik.

”Artinya tidak ada kerja sama yang baik antara pemerintah dengan para nelayan setempat. Padahal,yang jauh lebih mengerti akan kondisi dan situasi di lokasi adalah para nelayan itu sendiri,”tutur Jamaluddin. Menurut dia, seharusnya pada saat pembangunan, pemerintah harus tahu peruntukan bangunan tersebut secara maksimal.Yang terpenting,katanya, harus koordinasi secara jelas dan cleardengan nelayan.

”Bukan saja pembangunan TPI yang harus diperhatikan, tapi untuk konsep pembangunan di tempat lain, harus lebih dikoordinasikan, sebab semua itu untuk kepentingan masyarakat,” paparnya. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten CianjurAmbar mengaku,pembangunan TPI tersebut sebenarnya bukan mubazir.Hanya saja, TPI Jayanti ini terlihat kosong.

Menurut dia,hal itu karena banyak nelayan yang tidak melaut akibat faktor alam. ”Yang membuat TPI dan pelabuhan bukan pihak kabupaten, tapi pihak provinsi.Semuanya sudah dilengkapi dengan DED dan FS.Direncanakan ada kolam tempat berlabuh nelayan sehingga memudahkan nelayan untuk memindahkan hasil tangkapannya,”kata Ambar (sumber : Koran Sindo )

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Skull Belt Buckles